![]() |
| AnwarAnshori Mahdum |
1.Syirik yang menodai Tauhid’. Tauhid tidak akan terealisasi dengan baik bila syirik masih mendominasi hati. Bila penghayatan tentang tauhid sudah baik, maka kesadaran akan tugas dan kewajiban akan muncul dengan sendirinya.
2.Bid’ah yang menyalahi sunnah. Salah satu tugas qalbu adalah menjernihkan prilaku ibadah yang hanya di contohkan oleh sunnah. Sebab sebanyak apapun ibadah kita jika tidak sesuai aturan, tidak akan menambah kebaikan. Kebenaran ibadah adalah pangkal kemurnian akidah. Kemurnian aqidah adalah ibadah yang diinginkan sunnah. Itulah pantulan cahaya qalbu yang jernih.
3.Nafsyu Syahwat yang melanggar perintah Agama. Nafsyu memiliki kecenderungan yang sangat dekat dengan keburukan. Bila ia telah menguasai hati maka cahaya kebenaran akan rusak dan pantulan gambar keimanan akan melemah.
4.Ambisi yang mengotori keikhlasan. Harta dan kehormatan adalah dua hal yang sering mendorong orang untuk memilikinya. Ambisi mengejar dua keinginan ini banyak membuat orang lupa daratan. Jika ia tidak dikendalikan, maka akan membawa pelakunya tersungkur dalam lumpur ketidakpuasan.
5.Kelalaian yang dapat menodai dzikrullah. Dzikir adalah obat bagi kerasnya hati. Tetapi bagi hati yang lalai tak ada tempat untuk melakukannya
Kelima factor inilah yang sangat berpotensi mengotori qalbu, sehingga cahaya kebenaran akan terhambat. Bahkan hati yang telah ternoda akan sulit mendapatkan manfaat yang layak dalam masalah apapun, termasuk hubungan dengan sesama makhluk. Maka tidak ada obat yang dapat menyembuhkan kelima penyakit hati itu kecuali berusaha keras memahami dan menyempurnakan lima hal yang menjadi musuh dari lima virus itu, yaitu murrnikan tauhid, jalani sunnah, taati perintah, bangun keikhlasan dan lazimkan dzikrullah.
Untuk menuju kepada kesehatan hati selain menghilangkan kelima virus atau racun diatas, juga harus berusaha menutup pintu masuk segala macam keburukan, diantaranya adalah:
1. Pintu Syubhat yang selalu mewariskan keragu-raguan tentang agama Allah. Inilah pintu yang dapat memalingkan keyakinan (I’tikad). Syubhat adalah perkara atau keadaan yang tidak jelas haq dan bathilnya, halal dan haramnya.
2. Pintu syahwat yang selalu mewariskan tradisi mendahulukan hawa nafsu dari pada taa.. Inilah pintu yang memalingkan organ badan (jawarih). Syahwat adalah keinginan yang timbul dari jiwa hewani yang sering bertentangan dengan hokum suci ( fitrah kebenaran ).
3. Pintu amarah yang selalu mewariskan
permusuhan diantara makhluk Allah. Inilah pintu yang dapat memalingkan tabiat.
Kemarahan akan menghilangkan kearifan. Kebenaran dalam pandangan orang yang
maraaaah bias berubah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar