![]() |
| Anwar Anshori Mahdum |
Para ulama salaf menggambarkan bahwa hati ini seperti rumah yang mempunyai pintu dan jendela. Apabila penjagaan pintu dan jendela tidak ketat, bisa dipastikan seisi rumah akan dikuras oleh maling. Pintu dan jendela tersebut adalah mata, telinga, dan seluruh anggota tubuh. Sedangkan malingnya adalah syaitan dan kroni-kroninya. Kita berkewajiban untuk menjaga hati dan mengisinya dengan tazkiyah sesuai petunjuk Al-Qur'an dan sunah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam.
Kejernihan hati tercermin dari keikhlasan dalam beribadah, kesabaran menerima ijian dan juga dari kemampuan memberi maaf kepada orang yang menzalimi kita, menolong orang yang tidak pernah menolong kita, dan menjalin silaturahmi dengan orang yang telah memutus silaturahmi. Inilah ciri kebesaran umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassallam, yang hidup tanpa dendam dan prasangka.
Kejernihan pikiran tercermin dari keterbukaan pikiran menerima ilmu pengetahuan dari siapa pun, yang menganggap setiap sudut semesta alam adalah sekolah dan setiap orang adalah guru. Ia adalah pembelajar sejati terhadap setiap fenomena alam dan sosial. Inilah sosok Ulul Albab. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, ( QS. Ali Imran [3]:190.
Kejernihan spiritual adalah penguatan kesadaran akan kemahabesaran Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Inilah ciri Ulul Albab, yakni menyelaraskan pikir dan zikir. Bagi ulul albab, semakin kencang daya pikir maka akan semakin kencang pula daya zikirnya. Ini karena kencangnya daya pikir semakin menyadarkan makin luasnya ruang ketidaktahuan kita.
Kebebasan manusia dalam memilih jalannya ini diikuti dengan konsekuensi balasan, baik pahala kenikmatan maupun siksaan pada hari perhitungan kelak, yakni pada hari kiamat. Seperti dalam lanjutan firman Allah di atas: Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.(QS. Assyam [91]:9

Tidak ada komentar:
Posting Komentar