Rabu, 14 Agustus 2024

Ketika Cinta Datang


Cinta layaknya sebuah episode dari jalinan kisah kehidupan seseorang. Sejak lama sampai kini cinta memiliki sisi menarik yang seolah-olah tidak akan pudar oleh masa, sampai-sampai banyak kisah yang bertema tentang cinta menjadi sebuah legenda. Saat jatuh cinta, berjuta rasa di dada. Indahnya saat berdua melupakan segala yang ada. Hari-hari terasa indah, waktu ke waktu terasa teduh dan hidup terasa bergairah. Tetapi saat cinta tiada, terasa menyesakkan dada. Tak ada gelak canda yang menyenangkan jiwa, tak ada senyum yang terkulum, tak ada rindu yang menggebu. Hidup terasa sepi, sebab tak ada lagi yang dinanti. Ah.. cinta memang penuh misteri. Cinta manusia, Cerita Indah Namun Tiada Abadi, kecuali cinta kepada Allah, itulah cinta hakiki. 

Setiap manusia yang berakal pasti memiliki rasa cinta dalam hati dan hidupnya. Cinta adalah bentuk rasa tulus yang muncul dalam hati manusia.  Orang yang dalam hidupnya tidak dilalui rasa cinta, pasti akan merasa kekeringan atau hidup tanpa makna, baik cinta tehadap Allah ataupun sesama manusia. Cinta membawa pada kebahagiaan tapi juga tak jarang membawa kepada kesedihan.

Tidak ada kehidupan yang paling berkesan kecuali ketika hati terpaut asmara, jiwa menggelora, haru biru suasana menyenangkan dada dan membuat hidup terasa milik kita berdua. Ketika kita jatuh cinta kepada seseorang, yang selalu nampak padanya adalah kelebihannya, sementara kekurangannya tersamar, karena tertutup kabut asmara yang menggelora. Apa yang menjadi gaya hidup dan perilakunya terlihat hampir selalu mempesonakan.

Sungguh, sekalipun ada cacat yang amat jelas, itu semua tidak mengendurkan semangat untuk terus mencintai. Pokoknya, tak ada kata kecuali ucapan cinta, tak ada hari kecuali dimabuk cinta, tak ada waktu kecuali merenda cinta, dan tak ada bayangan kecuali merona merah wajah cinta. Ketika cinta datang, ia tak pilih kasih, setiap hari merindu kekasih. Sungguh pesona cinta membuat hidup lebih bergairah, hari-hari terasa begitu indah.

Jika kalimat cinta keluar dari lisan sang pujaan hati, maka hati sang kekasih langsung terasa terbang ke angkasa. Seakan hidup merasa milik berdua yang lain ngontrak. Sungguh kalimat ini menggugah rasa, melambungkan angan sampai tak sadarkan diri. Cinta telah menyedot perhatian semua kalangan, tak terkecuali para remaja, masa di mana suasana hati sangat mudah tergoda.

Cinta memang membuat hidup kita lebih hidup, membuat si lemah menjadi kuat, membuat si kikir menjadi baik dan membuat hidup lebih terasa indah. Kekuatan cinta menarik rasa, menggugah asa dan menterlenakan jiwa. Keterikatan cinta membelenggu hati, dan rasa indah tak bertepi. "Karena cinta, duri menjadi mawar. Karena cinta, cuka menjelma anggur segar." (Jalaluddin Rumi)

Sebagian orang bijak mengatakan bahwa cinta tidak akan jatuh kecuali kepada orang yang lawan jenisnya. Ia melemah dan menguat tergantung kadar keselarasannya. Berdasarkan sabda Nabi saw: “Ruh-ruh adalah pasukan-pasukan yang di kerahkan; apa yang di kenalnya maka di sukainya, dan apa yang tidak di kenalnya maka di selisihinya”. (Hr. Muslim.no 159)

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Amalan Tergantung Akhirnya

Anwar Anshori Mahdum Saudaraku, jika kita tidak tahu di bumi manakah kita akan mati, di waktu kapankah kita akan meninggal, dan dengan cara ...